Urat kepala manusia memang lebih sering terlalu cepat menyimpulkan

Disclaimer dulu, tulisan ini tidak bermaksud menggurui, hanya sekedar sharing terkait hal-hal yang selama beberapa minggu terakhir membuatku berpikir. Jadi ceritanya pemikiran ini diinspirasi manajerku di kantor yang baru (baca: bosku). Masih teringat jelas banget seminggu pertama kerja, abis aku gagal design validation dan tidak bisa mulai sprint planning, beliau mengatakan begini padaku. "I told… Continue reading Urat kepala manusia memang lebih sering terlalu cepat menyimpulkan

Advertisements

It’s OK to be NAIVE

At the beginning of this year, I got a message from someone regarding my decision to find a more fulfilling job, a job to love. "I still don't get it, Mon! Why do you choose something worse? I will just give you one advice, don't be too naive, Mon!", he said. That statement stayed in… Continue reading It’s OK to be NAIVE

Pasti Pulang ke Rumah

Sore itu, di kala aku tengah menunggu pesawatku untuk kembali ke ibukota di Bandara Kualanamu setelah menghabiskan seminggu liburan di rumah, lagu Banda Neira – Di Beranda sayup-sayup mencapai sudut-sudut gendang telingaku. Lagu itu sudah sangat sering kudengarkan, tapi hari itu rasanya lagu itu mendarat di bagian terdalam hatiku. Wajah Bapak dan Mamakku saat mengantarkanku… Continue reading Pasti Pulang ke Rumah

Inner Healing – Forgive Yourself

Sejujurnya aku tidak pernah bisa membahasakan kondisi dan tingkah laku dari seseorang yang bernama Monika Sembiring ini. Sampai akhirnya aku mengetahui sebuah istilah baru yaitu self-esteem. Saat pertama kali mengenal hal tersebut di kelas Komunikasi Interpersonal yang diajarkan Ibu CS, aku tidak terlalu peduli dan tidak terlalu memahami maksudnya. Tetapi tidak ada yang kebetulan dalam… Continue reading Inner Healing – Forgive Yourself

Karena Melalui Mereka Aku Mengalami Kasih Tuhan

Ada yang pernah tahu ga soal survey “Apakah kamu punya teman dekat yang berbeda agama?” yang dilakukan sekitar Mei 2017 silam. Survey yang dilakukan via Twitter ini menunjukkan bahwa 92% responden yaitu masyarakat Indonesia mempunyai teman yang berbeda agama, budaya, ataupun latar belakang, tetapi masih berteman dengan bahagia sampai saat ini. Aku merupakan salah seorang… Continue reading Karena Melalui Mereka Aku Mengalami Kasih Tuhan

Siapa Sumber Sukacitaku?

Di tulisan kali ini, aku ingin membagikan hal yang aku dapatkan di salah satu sesi pada Retret Perutusan SEP OMK XVI kemarin yaitu sesi yang berjudul Yesus Sukacitaku. Dari judulnya saja seharusnya sudah bisa ditebak sih apa kira-kira isi sesi ini. Lalu buat apa aku harus menulis tulisan ini kalau memang obvious? Alasannya adalah karena… Continue reading Siapa Sumber Sukacitaku?